+62-857-996-96-045 info@jogjait.com

Portfolio Web Designer

Seorang web designer sudah pasti membutuhkan web portfolio, sebab produk yang ditawarkan berupa website. Memang tidak menutup kemungkinan untuk membuat web portfolio dalam bentuk cetak tetapi portfolio cetak akan membatasi pengamat portfolio untuk melihat hasil karya Anda dengan lebih leluasa.

Bila Anda seorang web designer, maka Anda bisa memanfaatkan kemampuan Anda untuk menghasilkan sebuah web portfolio yang menarik dan sekaligus menunjukkan kreatifitas Anda. Sementara itu bagi seorang web designer pemula yang belum memiliki hasil karya website, merancang sendiri web portfolio bisa menjadi langkah yang jitu untuk mempromosikan kemampuan Anda dalam mendesain website. Kemampuan dalam membuat desain ini bisa dituangkan secara maksimal dalam setiap halaman web portfolio mulai dari halaman homepage, halaman kontak hingga halaman yang menampilkan pesan 404 atau pages not found. Anda juga bisa menyediakan beberapa template untuk menunjukkan kreatifitas Anda dalam bidang web desain. Sebagai referensi web portfolio seorang web designer, Anda bisa berkunjung ke www.tejpotter.com dan www.ayushsaran.com.

 

Portfolio Desainer Grafis

Seorang desainer grafis dapat membuat portfolio dalam dua format sekaligus yakni format cetak dan digital. Format cetak dapat memudahkan para pengamat portfolio untuk melihat hasil desain secara nyata yang digunakan pada media-media cetak. Sedangkan format digital baik dalam bentuk keeping CD/ DVD atau web portfolio dapat memudahkan pengamat portfolio melihat karya-karya yang pernah Anda hasilkan bila disajikan di website, ponsel atau media digital lainnya.

Portfolio seorang desainer grafis tentunya berisi hasil karya desain seperti desain logo, kartu nama, stiker, poster, brosur, undangan dan desain-desain sejenis lainnya yang dibuat dengan menggabungkan tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak. Pada portfolio ini, selain menampilkan hasil desain, sebaiknya Anda juga menampilkan foto penggunaan hasil desain tersebut. Misalnya saja, foto kaos yang menggunakan logo hasil karya Anda, foto kartu nama konsumen yang merupakan hasil karya Anda dan foto-foto sejenis lainnya. Foto-foto semacam akan semakin mendukung jasa yang Anda tawarkan.

Sementara itu bagi para desainer grafis yang belum memiliki pengalaman mengerjakan sebuah proyek, tak perlu mengurungkan niat untuk membangun sebuah web portfolio. Anda bisa menunjukkan kemampuan Anda dalam bidang desain dengan mulai membuat wallpaper, poster, logo, kartu nama Anda sendiri dan beragam produk sejenis lainnya yang mampu mengungkapkan kemampuan Anda. Anda juga bisa mengikuti beragam kontes desain dan menampilkan hasil karya yang diikutsertakan dalam kontes tersebut di dalam portfolio. Selain itu, masukkan pula hasil karya kolaborasi yang pernah Anda buat semasa menempuh pendidikan atau bekerja parttime. Tawarkan pula jasa Anda untuk para kerabat dan teman sehingga Anda bisa menampilkan hasil desain yang mereka gunakan sebagai bagian dalam portfolio. Bila Anda ingin memperoleh gambaran mengenai portfolio seorang desainer grafis, Anda bisa berkunjung ke situs www.davidairey.com atau www.kevinlucius.com.